Puncak Acara Hari Keuangan RI Ke – 69

IMG_4738

31 Oktober 2015, Sabtu pagi yang cerah, cuaca yang sangat ideal dan mendukung terselenggaranya acara puncak hari uang ke-69. Para peserta senam pagi dan jalan sehat sudah bersiap sembari saling berbincang satu sama lain di halaman dan selasar jalan masuk Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pangkalan Bun. Menunggu dimulainya acara. Waktu menunjukkan pukul 06.30, beberapa panitia terlihat masih melakukan sedikit persiapan yang belum selesai namun panggung tampak sudah siap dan panitia acara pun enggan membiarkan peserta menunggu lebih lama lagi. Pembawa acara, pun dengan sigap naik ke atas panggung untuk mengawali rangkaian acara hari ini dengan memandu peserta untuk melakukan doa bersama agar acara berjalan lancar tanpa ada halangan suatu apa pun. Berdoa selesai. Setelah mengatur barisan peserta agar terbentuk jarak dan tidak saling berhimpitan ketika melaksaakan senam pagi, pembawa acara menyambut Denok selaku instruktur senam pagi hari ini untuk naik ke atas panggung. Musik berdebum kencang mengalirkan semangat ke seluruh penjuru halaman KPP Pratama Pangkalan Bun, para peserta acara puncak hari Uang ke- 69 mengikuti gerakan demi gerakan yang instruktur contohkan di atas panggung dengan antusias. Dua puluh lima menit gerakan non-stop cukup untuk membuat badan bermandikan keringat meskipun matahari pagi belum sepenuhnya menyengat. Akan tetapi rangkaian acara selanjutnya belum mengizinkan fisik beristirahat total. Acara selanjutnya adalah jalan santai. Tidak bermaksud memberatkan namun lebih kepada relaksasi setelah melakukan aktivitas fisik yang bersemangat serta mendinginkan suhu tubuh di tengah sejuknya udara pagi.

Students Go to Tax Office – Menjadi Siswa Peduli Pajak

IMG_3868

Ketika acara ‘Tax Goes to School’ menjadi senjata andalan untuk membangun pemahaman dan kesadaran para generasi muda akan pajak. Berawal dari gagasan salah seorang guru Ekonomi SMA Negeri 1 Pangkalan Bun, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pangkalan Bun merealisasikan ide tersebut dengan membalikkan cara yang sudah banyak dianut oleh KPP maupun KP2KP di seluruh Indonesia dengan menyelenggarakan acara berkonsep ‘Students Go to Tax Office’. Untuk membangun atmosfer yang berbeda dan mengalihkan rutinitas yang mungkin menjemukan bagi siswa SMA, KPP Pratama Pangkalan Bun mengundang siswa kelas XI jurusan IPS SMA Negeri 1 Pangkalan Bun untuk hadir di lingkungan kantor. Acara berkonsep seperti ini diharapkan akan memberi motivasi lebih dan gambaran yang jelas akan sistem perpajakan dan proses bisnis pelayanan pelayanan pajak.

Faktanya, semua siswa SMA Negeri 1 Pangkalan Bun belum pernah menginjakkan kaki di lingkungan KPP Pratama. Hal ini tentunya dapat menjadi benchmark untuk mengukur tingkat pemahaman generasi muda di wilayah kotawaringin barat akan pajak dan segala bentuk pelayanannya. Maka dari itu tepat kiranya langkah KPP Pratama Pangkalan Bun untuk mengundang mereka di lingkungan kantor untuk mengenalkan apa itu pajak, apa manfaat pajak, pelayanan apa yang diselenggarakan oleh KPP Pratama dan segala hal tentang pajak hingga menumbuhkan rasa bangga dan nasionalisme dalam diri mereka. Betapa pajak tidak boleh mereka asingkan, takuti maupun hindari karena nyata manfaat dari pajak bagi terselenggaranya pemerintahan dan berlangsungnya hidup suatu Negara, khususnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Acara ini berlangsung selama 3 hari dengan pembagian 1 kelas tiap hari nya. Kelas IPS 1, IPS 2, dan IPS 3 berurutan menghadiri jadwal yang sudah diatur mulai dari hari Senin hingga hari Rabu. Pada hari pertama acara tersebut, Kepala Subbagian Umum KPP Pratama Pangkalan Bun turut menghadiri acara untuk memberi sambutan kepada para siswa dan guru pendamping guna mewakili Kepala Kantor KPP Pratama Pangkalan Bun yang baru dapat ikut memberikan sambutan pada acara hari ketiga. Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan menjadi panitia dalam acara ini dengan susunan acara sebagai berikut : penyampaian materi perkenalan lingkungan kantor, mini tour dengan mengajak para siswa SMA Negeri 1 Pangkalan Bun berkeliling kantor dan memperkenalkan tupoksi masing-masing seksi, kembali ke ruangan melanjutkan materi inti generasi muda peduli pajak, sosialisasi mengenai PKN-STAN. Susunan acara yang telah dibuat diharapakan mampu memberi pemahaman yang lebih baik, selain karena datang langsung ke tempat terjadinya perkara, penyampaian materi pun disajikan secara ringan dan fun dengan menyisipkan humor dan ice breaking segar agar para siswa lebih santai dan mudah menerima materi. Selain itu disediakan juga hadiah untuk siswa yang aktif yang diharapkan memacu siswa untuk dapat memperhatikan materi secara serius dan optimal.

Tanggapan para guru pendamping akan terselenggaranya acara ini sangat baik, bahkan memberikan saran kepada pihak panitia untuk menjadikan acara ini agenda tahunan antara KPP Pratama Pangkalan Bun dan SMA N 1 Pangkalan Bun. Tentunya ide yang positif akan selalu diterima dengan baik dan terbuka mengingat menumbuhkan sadar pajak kepada para generasi muda sangatlah penting sebagai bagian dari proyek jangka panjang terwujudnya kepatuhan dan penerimaan pajak yang senantiasa tumbuh seiring perkembangan dan kemajuan Tanah Air Indonesia.

Author : Ajie Bhakti Pribadi – Pelaksana Ekstensifikasi dan Penyuluhan subdivisi Penyisiran KMS

Kini, Bayar Pajak Semudah Booking Tiket Pesawat | tidak perlu SSP&tidak perlu antri |

e-billing-pajak

Apa itu eBilling?

eBilling adalah sistem pembayaran pajak secara elektronik menggunakan kode billing yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Apakah 4 lembar SSP masih diperlukan?

Dengan menggunakan eBilling, jika diperlukan Wajib Pajak cukup mencetak satu lembar kode billing sebelum melakukan pembayaran.

Bisa dibayar dimana saja?

Setelah memperoleh kode billing, pembayaran bisa dilakukan melalui teller kantor pos / bank, ATM, maupun internet banking.

Bagaimana dengan bukti pembayaran?

Untuk transaksi melalui teller, bukti yang diperoleh berupa Bukti Penerimaan Negara; transaksi melalui ATM, bukti transaksi berupa struk ATM; apabila pembayaran dilakukan melalui Internet banking, Bukti Pembayaran yang diterbitkan dalam format elektronik yang dapat dicetak sendiri.

Film “Dua Sisi” 713 Art Cinema Tembus 30 Besar Lomba Film Anti Korupsi DJP 2014

Pangkalan Bun – Ada hal yang cukup mengejutkan dan menarik perhatian para pegawai pada homepage portal DJP hari Senin lalu (12/11/14), DJP mengumumkan 30 Nominasi Film Pendek tentang Anti Korupsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur atau lebih dikenal dengan sebutan Direktorat KITSDA. KPP Pangkalan Bun sebagai salah satu peserta mestinya bersyukur dan bangga karena instansinya yang terletak di sebuah kota kecil di provinsi Kalimantan Tengah termasuk dalam nominasi tersebut. Film yang berdurasi sekitar 4 menit dengan judul “Dua Sisi” lolos seleksi tim internal dan masuk dalam nominasi 30 besar. Ditemui disela jam kerjanya Arswendy D. (24) selaku sutradara sekaligus kameraman mengaku tidak menyangka film hasil usaha timnya mampu menembus angka 30 besar, dia juga optimis film tersebut mendapat perhatian lebih dari dewan juri nantinya. Pendapat serupa juga dilontarkan oleh Pradhana Wiku R. (26) selaku penulis naskah, “Film ini memiliki keunikan tersendiri sehingga layak masuk nominasi” tandasnya.

10671260_10204373337346275_3450654596735747307_n

Film “Dua Sisi” merupakan film pendek hasil karya tim 713 Art Cinema yang dimotori oleh Arswendy 2 bulan yang lalu. Bermula dari dorongan Bapak Tri Wibowo (Kepala KPP Pratama Pangkalan Bun) dan disambut dengan antusiasme Bapak Henry D. Simamora (Kepala Sub Bagian Umum KPP Pratama Pangkalan Bun) untuk ikut ambil bagian dalam lomba film pendek yang diadakan Direktorat KITSDA. Wendy, begitu sapaan akrabnya mengajak rekan-rekannya sesama pegawai KPP Pratama Pangkalan Bun untuk menjadi pemeran dalam filmnya. Meskipun dalam pembuatan film tersebut banyak menemui hambatan dan terkendala oleh sarana dan prasarana yang sangat minim namun akhirnya pengambilan gambar film tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 3 hari, dan proses editing yang memakan waktu sekitar 2 minggu sebelum akhirnya dikirim ke Direktorat KITSDA. Tak disangka film hasil karya timnya tersebut akhirnya kini masuk 30 besar.

IHT & Workshop Dasar Pengelolaan Website Dinamis KPP Pratama Pangkalan Bun 2014

KPP Pratama Pangkalan Bun kembali mengadakan In House Training & Workshop guna meningkatkan kemampuan pengelolaaan Teknologi Informasi bagi pegawai. Acara yang digelar atas kerjasama Subbagian Umum, Seksi Pengolahan Data dan Informasi, Seksi Pengawasan & Konsultasi dan Seksi Penagihan kali ini adalah IHT & Workshop Pengelolaan Website Dinamis KPP Pratama Pangkalan Bun dengan tujuan agar setiap pegawai memahami pentingnya website instansi sebagai sarana komunikasi yang efektif.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 4 November 2014 dibuka dengan Doa oleh salah satu pelaksana Seksi Pengolahan Data dan Informasi, Sdr. Abib Ariawan.

web_keynotespeakerSetelah doa dipanjatkan,  kegiatan dilanjutkan dengan paparan pembuka oleh Keynote Speaker Bapak Andi Nugroho, S.Hut., M.Si. yaitu Kepala Seksi Pengolahan Data dan Informasi KPP Pratama Pangkalan Bun dengan tema Implikasi IT Terhadap Proses Organisasi Pemerintah dengan kesimpulan akan adanya bentuk baru hubungan yang muncul pada saat organisasi menggunakan Teknologi Informasi yaitu:

  • G2C (Government to Citizen), hubungan komunikasi antara individu pemerintah dengan penduduk
  • G2B (Government to Business), interaksi online non-komersial antara pemerintah daerah, pusat dan sektor bisnis komersial
  • G2G (Government to Government), yaitu interaksi online non-komersial antara organisasi pemerintah, departemen dan otoritas lain.